BEI Libur Imlek, IHSG Diprediksi Menguat pada Rabu (2/1)

Bursa Efek Indonesia (BEI) libur Imlek pada hari ini, Selasa (1/2). Adapun pada perdagangan Senin (31/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah karena minimnya sentimen.

Sementara itu, untuk perdagangan besok, Rabu (2/2), pergerakan IHSG diperkirakan akan dipengaruhi beberapa hal, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dari dalam negeri, investor akan mencermati rilis data inflasi serta perkembangan terbaru kasus Covid-19 varian Omicron.

Sejumlah pengamat mengatakan, data inflasi yang diperkirakan masih akan berada dalam kondisi stabil dan terkendali, dapat menjadi salah satu sentimen yang menopang pergerakan IHSG. Akan tetapi, peningkatan kasus Omicron di Tanah Air akan membatasi penguatan IHSG.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga hari ini ada tambahan 16.021 kasus baru. Sehingga total menjadi 4.369.391 kasus positif Corona. Jumlah yang sembuh bertambah 3.240 orang sehingga menjadi 4.143.694 orang. Sedangkan jumlah yang meninggal bertambah 28 orang menjadi sebanyak 144.348 orang.

Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia libur Imlek pada hari ini. Tapi, sejumlah bursa Asia-Pasifik utama yang masih beraktivitas terpantau cenderung menguat.

Melansir data Refinitiv, pukul 09.47 WIB pagi tadi, indeks Nikkei 225 Tokyo (Jepang) menguat 0,71% ke 27.194,66, sedangkan indeks TOPIX Jepang terapresiasi 0,65% pagi ini.

Adapun, indeks saham Australia ASX 200 terkerek naik 0,33% ke posisi 6,994.8.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.