Dolar AS Lanjut Koreksi, Data Ketenagakerjaan Fokus Utama Pekan Ini

Dolar Amerika Serikat (AS) melanjutkan pelemahan versus beberapa mata uang utama lainnya pada Senin (04/10). Sementara itu, laporan ketenagakerjaan AS menjadi fokus utama investor untuk pekan ini.

Hingga pukul 19:50 WIB, Indeks Dolar AS terpantau melemah 0.33% di kisaran level 93.76.

Adapun pada perdagangan Jumat (01/10), Indeks Dolar berakhir melemah 0.18% ke posisi 94.07.

Pekan lalu, dolar diuntungkan dari penghindaran risiko setelah transaksi perdagangan saham Evergrande dihentikan di Hong Kong. Ini setelah pengembang properti terbesar kedua di China itu melewatkan pembayaran bunga utama utang untuk kedua kalinya.

Pasar kembali kekhawatiran atas kemungkinan yang berdampak global saat Evergrande berusaha untuk membiayai kembali kewajiban senilai lebih dari $300 miliar.

Tapi kemudian dolar terkoreksi, lantaran fokus sebagian besar pelaku pasar tertuju pada data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Jumat (08/10) pekan ini.

Angka yang kuat dari data tersebut berpotensi mengkonfirmasi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memulai tapering sebelum akhir tahun. Selanjutnya, kenaikan suku bunga dimulai tahun 2022 atau awal tahun 2023.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.