Rupiah Spot Melemah 20 Poin ke Level Rp 14.272,5 per Dolar AS – Selasa (28/9)

Rupiah tak berhasil keluar dari tekanan setelah sepanjang hari bergerak di zona merah pada hari ini, Selasa (28/9). Sentimen tapering The Fed masih membayangi. Mata uang Garuda juga dipengaruhi pernyataan Bank Indonesia (BI) kemarin.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan Senin (27/9), bank sentral akan pelan-pelan menarik likuiditas dari sistem finansial dan menimbang potensi kenaikan suku bunga di akhir 2022, tergantung angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

BI memperkirakan produk domestik bruto akan naik pada 4,6%-5,4% di tahun depan. Sedangkan inflasi diperkirakan tetap rendah pada 2022 dan mulai naik di tahun 2023.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0.14% atau turun 20 poin ke level Rp 14.269 per dolar AS.

Rupiah Jisdor juga melemah pada hari ini. Kurs Jisdor (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) yang dirilis BI ada di posisi Rp 14.258, turun 0,08% dari posisi sebelumnya.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.