Rupiah Spot Menguat 9,5 Poin ke Level Rp 14.302 per Dolar AS – Kamis (17/3)

Rupiah berhasil melanjutkan penguatan sehari sebelumnya di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (17/3). Pergerakan ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Rupiah menguat setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan meskipun The Fed menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps dini hari tadi (WIB).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 9,5 poin atau 0,07 persen ke level Rp 14,302 per dolar AS.

Kurs referensi Jisdor (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) Bank Indonesia (BI) juga lumayan berotot pada hari ini. Kurs Jisdor berada di level Rp 14.290 per dolar AS, menguat 0,15 persen dari posisi Rabu (16/3).

BI memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan BI 7 days reverse repo rate dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Maret 2021 di level 3,50%. 

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa langkah ini sejalan dengan perlunya bank sentral menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi.

“Selain itu, ini juga merupakan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal yang meningkat,” ujar Perry, Kamis (17/3) dalam pembacaan hasil RDG BI Maret 2022. 

Selain menahan suku bunga acuan, bank sentral juga menahan suku bunga deposit facility sebesar di level 2,75% dan suku bunga lending facility di level 4,25%.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.