IHSG Turun Tipis, Investor Asing Jual Saham ADMR, MIDI & BUKA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut lesu pada Rabu (12/1). Tapi kali ini hanya turun tipis saja, meskipun investor asing mencatat net buy senilai sekitar Rp 490 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup turun 0,01 persen atau 0,91 poin ke level 6.647,06 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang hari ini indeks bergerak di rentang 6625,76 – 6690,32.

Dari 11 sektor, hanya tiga indeks sektoral yang parkir di zona merah. Sektor teknologi anjlok 2,17%. Sektor keuangan merosot 1,02%. Sektor properti dan real estat turun 0,98%.

Sisanya tercatat naik. Indeks sektoral yang naik paling tinggi adalah sektor barang baku yang melesat 1,05%. Kemudian, sektor energi melonjak 1,04%. Sektor transportasi dan logistik menguat 0,58%.

Total volume transaksi bursa mencapai 21,66 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,65 triliun. Sebanyak 346 saham turun harga. Ada 189 saham yang menguat dan 147 saham flat.

Saham dengan net buy terbesar investor asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 248,4 miliar. Disusul, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 83,5 miliar dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 59,3 miliar.

Saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) senilai Rp 329,6 miliar. Berikutnya, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) Rp 106,3 miliar dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 49,6 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia menghijau hari ini. Pelaku pasar Asia sudah lebih tenang setelah pernyataan ketua Federal Reserve, Jerome Powell, terkait inflasi dan potensi pengetatan kebijakan moneter.

Powell mengatakan pada testimoni Selasa (11/1) bahwa inflasi diperkirakan surut pada pertengahan 2022. Lebih lanjut, ia juga mengatakan, The Fed akan menaikkan suku bunga lebih banyak jika dibutuhkan untuk mengatasi inflasi.

Tercatat, indeks Hang Seng Hong Kong ditutup melonjak 2,79% ke level 24.402,17. Nikkei Jepang naik 1,92% ke 28.765,66. Shanghai Composite China menguat 0,84% ke 3.597,43.

Berikutnya, KOSPI Korea Selatan naik 1,54% ke 2,972.48 dan Straits Times (STI) Singapura menguat 0,27% ke posisi 3.254,98.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.