IHSG Naik 23,74 Poin, Net Buy Investor Asing Lebih dari Rp 700 miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat setelah cenderung bergerak sideways pada hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global yang dipengaruhi oleh adanya optimisme pemulihan ekonomi di Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, investor asing membukukan net buy atau beli bersih saham senilai Rp 539,17 miliar di pasar reguler dan total Rp 789,34 miliar di seluruh pasar.

IHSG menguat 23,74 poin atau 0,39 persen ke 6.113,24 pada akhir perdagangan Rabu (25/8/2021) di Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah bergerak di rentang 6093,09 – 6131,91.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar oleh investor asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 363,9 miliar, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Rp 214 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 99 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan net sell atau jual bersih terbesar asing adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 52,9 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 46,8 miliar, dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 23 miliar.

Mayoritas indeks saham di Asia pada hari ini kembali menghijau, namun cenderung tipis-tipis, di tengah sikap investor yang berhati-hati menjelang simposium tahunan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang akan berlangsung Kamis dan Jumat secara virtual pekan ini.

Acara ini menghadirkan sejumlah bankir atau pejabat bank sentral dari seluruh dunia untuk membahas kebijakan moneter masing-masing negara.

Tercatat, Indeks Shanghai Composite China ditutup naik 0,74 persen ke level 3.540,38 dan KOSPI Korea Selatan menguat 0,27 persen ke 3.146,81.

Sedangkan, indeks Straits Times Singapura turun tipis 0,13 poin (-0,00%) ke level 3.107,49, indeks Nikkei ditutup turun tipis 0,03 persen ke level 27.724,80 dan Hang Seng melemah 0,13 persen ke posisi 25.693,95.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.