Bursa Saham Asia Menghijau di Awal Desember, IHSG Malah Lesu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada hari ini, Kamis (1/12), diiringi aksi jual investor asing yang membukukan net sell Rp 1,12 triliun di seluruh pasar.

Sementara itu, mayoritas bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup cerah bergairah di awal Desember, setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed) akan memperlambat laju kenaikan suku bunga acuannya.

IHSG terpangkas 0,85% atau 60,51 poin ke level 7.020,80 pada akhir perdagangan, terseret pelemahan enam indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sektor teknologi merosot paling dalam, yakni -1,47%. Diikuti, sektor keuangan -1,47% dan sektor barang konsumsi primer -0,53%.

Total volume transaksi bursa mencapai 37,42 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,15 triliun. Sebanyak 308 saham tertekan, 237 menguat dan 158 saham stagnan.

Saham dengan net sell terbesar asing hari ini adalah saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 472,65 miliar. Berikutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 405,1 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 218,29 miliar.

Sedangkan, saham dengan net buy terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (MDKA) Rp 180,43 miliar. Disusul, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 106,99 miliar dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 63 miliar.

Top gainers LQ45 hari ini:

  1. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) 5,63%
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 5,30%
  3. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 3,88%

Top losers LQ45 hari ini:

  1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) -6,62%
  2. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -4,85%
  3. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) -4,39%

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.