Dolar AS Menguat; Sejumlah Bank Sentral akan Umumkan Kebijakan Pekan ini

Dolar AS masih bertahan menguat terhadap rival-rivalnya di sesi New York hari ini, Senin (19/9). Sejumlah bank sentral akan mengumumkan kebijakan moneternya pada pekan ini, termasuk bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang menjadi fokus utama pasar.

Hingga pukul 20:29 WIB, Indeks Dolar AS yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya terpantau menguat 0.41% di kisaran level 110.10.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Jelang putusan The Fed yang akan digelar Kamis (22/9) dini hari (WIB), bank sentral itu diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebanyak 75 basis poin (bps) ke level 3.25%. Tapi sebagian investor bersiap untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan dengan poin persentase penuh (100 bps). Kemungkinan inilah yang mendukung dolar.

Analis ING mengatakan: “Kami memperkirakan kenaikan 75 bps ketiga berturut-turut. Tapi inflasi yang tinggi bisa berisiko kenaikan 100 bps. Pernyataan yang lebih hawkish seputar inflasi bisa menjadi indikasi yang dapat mendorong tingkat suku bunga ke kisaran level 4.25-4.5%.”

Bank of Japan (bank sentral Jepang) juga akan mengumumkan kebijakannya pekan ini. Tapi kemungkinan besar akan mempertahankan kebijakan moneter yang sangat longgar.

Sementara itu, Bank of England (bank sentral Inggris), Swiss National Bank (bank sentral Swiss) dan Norges Bank (bank sentral Norwegia) diperkirakan akan menaikkan suku bunga bahkan saat pertumbuhan di Eropa melemah secara substansial.

Bank Dunia (World Bank) memperingatkan pekan lalu bahwa ekonomi dunia telah semakin melambat. Pukulan yang moderat terhadap ekonomi global hingga tahun depan akan dapat berisiko menyeret dunia ke dalam resesi.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.