IHSG Merosot 64 Poin; Investor Asing Borong Saham TLKM, BMRI, BBCA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot ke zona merah pada awal pekan ini, Senin (22/8), meskipun investor asing masih memborong saham TLKM, BMRI dan BBCA.

IHSG ditutup melemah 64,45 poin atau 0,90% ke level 7.107.983 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), terseret penurunan 10 indeks sektoral.

Sektor yang turun paling dalam antara lain adalah sektor transportasi (-2,75%), sektor teknologi (-2,75%) dan sektor barang baku turun (-2,32%).

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 24,13 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi Rp 12,95 triliun. Adapun, 399 saham bergerak turun, 138 menguat dan 155 saham lainnya stagnan.

Saham dengan net buy terbanyak oleh investor asing hari ini antara lain adalah saham PT Telkom Indonesia Persero Tbk (TLKM) Rp 450,01 miliar. Diikuti, PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) Rp 219,97 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 209,94 miliar.

Sedangkan, saham dengan net sell terbanyak asing adalah saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 80,16 miliar. Disusul, PT Adaro Minerals Indonesia (ADMR) Rp 51,58 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) Rp 38,26 miliar.

Top Losers di LQ45 adalah:

  1. Bukalapak.com Tbk (BUKA) -5,99% ke Rp 314 per saham
  2. PT Harum Energy Tbk (HRUM) -5,11% ke Rp 1.580 per saham
  3. PT Bank Jago Tbk (ARTO) -4,97% ke Rp 9.075 per saham

Top Gainers di LQ45 adalah:

  1. Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 3,35% ke Rp 1.235 per saham
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 1,27% ke Rp 8.000 per saham
  3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 1,14% ke Rp 6.650 per saham

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.