IHSG Bertambah 29,92 Poin; Investor Asing Masih Catat Net Sell

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut naik pada Kamis (19/5). Ini adalah penguatan di hari ketiga berturut-turut, meskipun investor asing mencatat net sell yang mencapai Rp 265,64 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup menguat 0,44% atau bertambah 29,92 poin ke level 6.823,33 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Akan tetapi, mayoritas indeks sektoral mengalami tekanan. Hanya dua sektor yang menguat, yakni sektor teknologi (1,80%) dan sektor keuangan (0,90%).

Sektor yang turun paling dalam adalah sektor energi (-1,63%). Berikutnya, sektor infrastruktur (-1,30%) dan sektor barang baku (-0,89%).

Total volume transaksi bursa mencapai 26,56 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 17,93 triliun. Sebanyak 338 saham melemah, 190 menguat dan 149 saham stagnan.

Asing mencatat net sell terbanyak pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencapai Rp 163,1 miliar. Disusul, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 154,9 miliar.

Sedangkan, net buy terbesar asing adalah pada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 99,8 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 92,3 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia-Pasifik berguguran pada hari ini. Pelaku pasar mengkhawatirkan naiknya inflasi global yang berimbas pada kenaikan harga barang kebutuhan sehari-hari.

Indeks Hang Seng Hong Kong memipin pelemahan setelah lengser 2,54% ke level 20.120,68. Berikutnya, indeks Nikkei Jepang turun 1,89% ke level 26.402,84. Straits Times Singapura melemah 1,07% ke 3.190,71. ASX 200 Australia merosot 1,65% ke 7.064,5. KOSPI Korea Selatan tergelincir 1,28% ke level 2.592,34.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.