Dolar AS Menguat Tipis di Sesi New York

Dolar AS terpantau berkonsolidasi menguat tipis di awal perdagangan sesi New York sejauh ini, dengan rentang yang masih terbatas terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Beberapa data ekonomi dari China, Zona Euro dan AS dirilis pada hari ini, Senin (16/5). Tapi data-data tersebut tidak mendapatkan respons pasar.

Sejumlah analis Barat mengatakan, ada kemungkinan Dolar AS masih akan berkonsolidasi hingga akhir Mei, tapi dengan kecenderungan bullish secara keseluruhan.

Hingga pukul 22:06 WIB, Indeks Dolar AS tercatat menguat tipis 0.09% di kisaran level 104.55.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Dari China, beberapa data menunjukkan hasil mengecewakan sebagai dampak dari pembatasan Covid-19. Penjualan ritel (Retail Sales) mencatat angka -11,1% di bulan April dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (-3.5%), lebih buruk dari ekspektasi -6,1%.

Sementara, produksi industri (Industrial Production) mencatat angka -2,9% di bulan April, merosot dari periode yang sama tahun 2021 (5.0%) dan jauh di bawah ekspektasi 0.5%.

Dari Zona Euro, neraca perdagangan (Trade Balance) di bulan April mengalami defisit yang lebih buruk dari data sebelumnya (€-11.3 miliar), yakni €-17.6 miliar. Angka tersebut lebih kecil dari ekspektasi €2.3 miliar.

Dari AS, Federal Reserve melaporkan bahwa aktivitas bisnis sektor manufaktur di negara bagian New York mengalami penurunan ke level -11.6 di bulan Mei, meleset di bawah ekspektasi 15.3 dan jauh di bawah data bulan sebelumnya (24.6).

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.