IHSG Anjlok 319 Poin; Investor Asing Lepas Saham BBCA & BBRI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada perdagangan perdana usai libur panjang, seiring aksi jual investor asing yang mencatat net sell Rp 2,59 triliun di seluruh pasar.

IHSG ditutup turun 4,42% atau 319,16 poin ke level 6.909,75 pada akhir perdagangan Senin (9/5).

IHSG terseret pelemahan sembilan indeks sektoral. Hanya dua sektor yang menguat, yakni sektor transportasi dan logistik (1,80%) dan sektor energi (0,23%).

Sektor yang turun paling dalam adalah sektor teknologi (-4,44%). Berikutnya, sektor infrastruktur (-3,37%) dan sektor barang baku (-2,82%).

Total volume transaksi bursa mencapai 23,76 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 24,35 triliun. Sebanyak 423 saham melemah, 163 menguat dan 114 saham stagnan.

Saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang mencapai Rp 1,3 triliun. Disusul, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 690,7 miliar.

Saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 160,6 miliar dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 132,5 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia-Pasific memerah hari ini. Investor masih khawatir dengan potensi inflasi global yang membuat beberapa bank sentral makin agresif untuk mengetatkan kebijakan moneternya.

Indeks Nikkei Jepang merosot 2,53% ke level 26.319,34. KOSPI Korea Selatan turun 1,27% ke posisi 2.610,81. ASX 200 Australia melemah 1,18% ke 7.120,7. Straits Times Singapura turun 0,57% ke 3.273,29.

Sementara untuk indeks Hang Seng Hong Kong pada hari ini tidak dibuka karena sedang libur nasional.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.