Dolar AS Stabil, Volume Perdagangan Terbatas

Dolar AS terpantau bergerak cukup stabil versus beberapa mata uang utama rival-rivalnya di awal perdagangan sesi New York, Senin (22/11). Volume perdagangan diperkirakan terbatas karena minimnya data ekonomi di sesi Eropa dan AS pada hari ini.

Hingga pukul 21:00 WIB, Indeks Dolar AS tercatat menguat 0.13% di kisaran level 96.17.

Adapun di sepanjang pekan yang lalu atau dalam 5 hari perdagangan terakhir, Indeks Dolar melanjutkan reli dengan menanjak 0.99% ke posisi 96.07.

Sementara itu, pada hari ini, Dolar AS masih didukung kekhawatiran pasar atas meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Eropa.

Jumlah kasus yang meningkat itu mendorong kebijakan lockdown di Austria yang dimulai hari ini. Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn menyebutnya sebagai situasi darurat nasional. Ia menambahkan bahwa vaksinasi saja tidak akan cukup untuk mengurangi jumlahnya.

Pekan lalu USD ditopang oleh komentar hawkish pejabat Federal Reserve. Wakil Ketua Fed Richard Clarida dan Gubernur Christopher Waller pada Jumat (19/11) mengindikasi bahwa pengurangan aset yang lebih cepat dapat dilakukan karena pemulihan ekonomi semakin cepat dan inflasi juga terus meningkat. Ini bisa berarti kenaikan suku bunga yang lebih awal.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.