Trading dengan Candle Pattern Inside Bar

Pola Inside Bar adalah aksi harga (price action) yang kerap muncul pada periode waktu tertentu. Trader profesional sering memanfaatkan candle pattern ini untuk menyusun strategi berikutnya. Inside Bar terbentuk setelah sebuah candlestick “terjebak” High/Low dari candle sebelumnya. Dalam banyak kasus, Inside Bar menyiratkan fase konsolidasi setelah tren bullish/bearish dalam jangka pendek/menengah. Tapi juga tidak jarang… Lanjutkan membaca Trading dengan Candle Pattern Inside Bar

Jangan Bermimpi Kaya Mendadak dari Forex

Judul dari artikel ini barangkali akan dianggap provokatif. Tapi sebetulnya tidak bermaksud begitu. Ini adalah tentang cara pandang forex yang mestinya bisa dianggap sebagai aktivitas bisnis biasa. Bukan judi. Bukan pula skema untuk menjadi miliuner dalam waktu singkat. Sayangnya, terlanjur banyak yang memiliki pandangan keliru. Bisa dibilang, pemula yang memulai bertransaksi forex sebagian besar memiliki… Lanjutkan membaca Jangan Bermimpi Kaya Mendadak dari Forex

Trading dengan Candle Pattern Bearish Engulfing

Prinsipnya sama seperti pola Bullish Engulfing, hanya arah pergerakannya yang berbeda. Bearish Engulfing adalah salah satu sinyal aksi harga (price action) yang cukup sering hadir dalam kerangka waktu tertentu. Trader profesional memanfaatkannya untuk bersiap mengantisipasi koreksi harga. Termasuk kemungkinan dimulainya fase downtrend. Bearish Engulfing adalah pola yang terjadi akibat respon sellers yang kuat di level… Lanjutkan membaca Trading dengan Candle Pattern Bearish Engulfing

Trading dengan Candle Pattern Bullish Engulfing

Pola Bullish Engulfing adalah salah satu sinyal aksi harga (price action) yang kehadirannya cukup sering terjadi dalam periode waktu tertentu. Banyak trader profesional memanfaatkan pola itu untuk mengidentifikasi kemungkinan retracement atau pembalikan harga. Candle pattern itu juga digunakan untuk mulai menyusun strategi yang baru. Bullish Engulfing adalah pola yang terjadi akibat respon buyers yang kuat… Lanjutkan membaca Trading dengan Candle Pattern Bullish Engulfing

Trading Plan Sangat Dianjurkan. Ini Alasannya

Sebagian besar trader barangkali sudah pernah mendengar istilah trading plan (rencana perdagangan). Tapi dari sebagian besar itu, hanya sebagian kecil yang bertransaksi sesuai rencana perdagangan. Dari sebagian kecil ini, mereka umumnya adalah institusional trader dan retail trader profesional dengan balance atau modal besar. Kerangka waktu (time frame) tentu akan mempengaruhi frekuensi penyusunan rencana perdagangan. Day… Lanjutkan membaca Trading Plan Sangat Dianjurkan. Ini Alasannya

Tips Day Trading: Waspadai risiko sideways jika MA-100 cenderung mendatar

Apabila Anda menggunakan MA-100 (H1) untuk perdagangan harian (day trading/intraday), hampir selalu muncul indikasi sideways jika kurva itu cenderung bergerak sedikit mendatar dalam 24 jam terakhir. Sehingga, kehati-hatian acap kali memang dibutuhkan saat berhadapan dengan situasi itu. Namun, khusus untuk pair EUR/USD, Anda masih bisa mencari keuntungan tipis 10 hingga 15 pips dari kondisi itu,… Lanjutkan membaca Tips Day Trading: Waspadai risiko sideways jika MA-100 cenderung mendatar

Strategi Day Trading dengan MACD dan MA-100

Strategi day trading dengan bantuan indikator MACD dan MA-100 pada time frame H1 adalah termasuk sistem yang cukup sederhana dan mudah dipahami. Prosedurnya tidak rumit dan efektif untuk meraih profit dengan Stop Loss (SL) yang terukur. Dua indikator teknikal tersebut saling melengkapi. MACD mengukur momentum. Sedangkan, MA-100 atau SMA-100 (Simple Moving Average periode 100) sebagai… Lanjutkan membaca Strategi Day Trading dengan MACD dan MA-100

Cara Menggunakan Bollinger Bands

Bollinger Bands (BB) adalah indikator teknikal yang dikembangkan oleh John Bollinger. Indikator ini digunakan untuk mengidentifikasi volatilitas pasar dan mewaspadai kondisi “overbought” atau “oversold” pada kerangka waktu tertentu. Secara umum, BB dapat memberi tahu kita apakah pasar sedang berkonsolidasi dan relatif cukup tenang. Atau, apakah pasar mulai ramai dengan volatilitas yang makin tinggi. Saat pasar… Lanjutkan membaca Cara Menggunakan Bollinger Bands

Divergence dan Convergence, Apa Bedanya?

Dua istilah tersebut kerap ditemui dalam berbagai pembahasan strategi ataupun analisa forex. Divergence dan Convergence secara defenitif adalah terjadinya perbedaan arah antara statistik pergerakan harga dengan indikator teknikal. Jika harga bergerak naik, indikator malah cenderung turun. Begitu pula sebaliknya. Perbedaan itu terdeteksi berdasarkan hasil pengamatan terhadap MACD (Moving Average Convergence Divergence). Trader berpengalaman biasanya juga… Lanjutkan membaca Divergence dan Convergence, Apa Bedanya?

Strategi Day Trading dengan Pivot Point

Strategi perdagangan forex dengan Pivot Point untuk perdagangan harian (day trading atau intraday) cukup bisa diandalkan. Setidaknya bisa menjadi pendamping untuk menentukan berapa target yang hendak dicapai. Termasuk, mengitung berapa risiko yang siap dikorbankan apabila pergerakan harga tidak sesuai harapan. Itu sebabnya, Pivot Point menjadi pilihan oleh banyak day trader dalam beberapa dekade. Pivot Point… Lanjutkan membaca Strategi Day Trading dengan Pivot Point