Tak Mampu Balik Arah, IHSG Turun Tipis; Rupiah Melemah Dekati Rp 13000

Ditulis oleh Satrio pada 27 February 2015 18:22


Forexindo - Setelah mengakhiri Sesi I di 'jalur merah', Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu berbalik arah. IHSG pun ditutup melemah, meski sempat ada penguatan.

Menutup perdagangan Jumat (27/2/2015), IHSG berada di posisi 5.450,29. Melemah 1,13 poin (0,02%). Sementara Indeks LQ45 ditutup melemah 3,34 poin (0,35%) menjadi 946,88.

Nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat (AS) rupiah ditutup di Rp 12.925/US$. Melemah dibandingkan saat pembukaan pasar hari ini di Rp 12.850/US$.

Selepas Sesi I, sebenarnya Indeks bergerak menguat. Namun jelang akhir perdagangan, investor mulai ramai melakukan ambil untung (profit taking) sehingga IHSG terjerembab ke teritori negatif.

Perdagangan hari ini berlangsung semarak. Terjadi 224.854 kali transaksi yang melibatkan 6,23 miliar unit saham senilai Rp 6,49 triliun. Ada 157 saham menguat, 116 melemah, dan 99 tidak diperdagangkan.

Saham-saham sektor aneka industri banyak dilepas investor, terlihat dari indeksnya yang jatuh hingga 2,07%. Sedangkan investor masih memburu saham-saham pertambangan sehingga indeksnya naik 1,65%.

Saham-saham yang melemah signifikan dan menjadi top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 500 menjadi Rp 36.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 375 menjadi Rp 53.425, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 300 menjadi Rp 24.650.

Lalu saham-saham yang bisa menguat dan menjadi top gainers di antaranya United Tractors (UNTR) naik Rp 750 menjadi Rp 20.750, Matahari Departement Store naik Rp 650 menjadi Rp 17.850, dan Solusi Tunas Pratama (SUPR) naik Rp 300 menjadi Rp 8.950.


Source: http://finance.detik.com/read/2015/02/27/161448/2845167/6/tak-mampu-balik-arah-ihsg-ditutup-turun-tipis

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com