Emas dan Komoditi (7410)

Ditulis oleh Newswriter2 pada 16 February 2012 15:26


Forexindo - • Emas menguat ditunjang oleh pelemahan dolar AS terhadap mayoritas mata uang dunia lainnya, seiring prospek dana talangan untuk Yunani dan membaiknya proyeksi pertumbuhan ekonomi Uni‐Eropa. Kinerja emas juga mendapat sokongan dari langkah pemerintah Cina yang menegaskan komitmennya untuk membantu Uni‐Eropa, menguatkan minat terhadap emas sebagai mekanisme lindung nilai investasi terhadap potensi inflasi sebagai dampak dari maraknya likuiditas di pasar keuangan global.
• Pernyataan verbal dari bank sentral Cina – Zhou Xiaochuan yang memastikan bahwa pemerintah Jepang akan terus melakukan investasi pada obligasi Uni‐ Eropa kemudian mengangkat sentiment positif para investor yang sebelumnya tertekan kekhawatiran akan perkembangan di Yunani. Xiaochuan lebih lanjut menegaskan bahwa negara‐negara seperti Cina, Brazil, India dan Rusia masih menunggu waktu yang tepat dalam rangka memberikan bantuan untuk Uni‐Eropa. Namun sejumlah kalangan analis memperingatkan bahwa pernyataan tersebut kemungkinan tidak akan diikuti dengan aksi nyata.
• Kinerja emas juga terbantu oleh penguatan minyak mentah dunia, sementara pada saat yang sama euro dan bursa ekuitas Amerika melemah. Hingga akhir sesi New York, emas tercatat menguat 0,5% ke 1728.19 USD per troy ounce. Sedangkan harga perak tercatat turun 0,6% ke 33.36 USD per ounce.
• Harga minyak Brent dan minyak jenis crude US melanjutkan penguatannya (ditutup pad alevel tertinggi sejak 8‐bulan terakhir) setelah laporan dari Energy Information Administration menunjukkan penurunan cadangan minyak mentah Ameirka secara taham. Ini berlawanan dengan perkiraan analis sebelumnya. Kinerja minyak juga ditunjang oleh kekhawatiran akan terdesaknya pasokan minyak dunia dari Iran, produsen asal Timur Tengah lainnya serta Afrika. Kabar terakhir dari stasiun televisi Iran memperlihatkan bahwa negeri tersebut menetapkan penghentian ekspor kepada enam negara di Uni‐Eropa berkaitan dengan sanksi terhadap negeri para mullah tersebut. Namun berita tersebut kemudian dibantah oleh Menteri Perminyakan Iran.
• Kekhawatiran akan terhambatnya pasokan minyak diperburuk oleh ledakan yang menimpa pipa minyak di Suriah. Serta adanya pemogokan pegawai minyak di Yaman pada kilang minyak terbesar negeri tersebut, Masila. Sementara itu pemerintah Sudan menghentikan operasional beberapa kilang minyak di bagian selatan Sudan karena masih adanya perselisihan mengenai pembagian keuntungan dengan operator.
• Berita‐berita tersebut menutupi kegamangan investor akan kondisi terakhir di Uni‐Eropa. DImana terdapat ancaman penurunan permintaan minyak sesuai buruknya prospek pertumbuhan ekonomi di kawasan Uni‐Eropa. Namun demikian perhatian pelaku pasar tetap akan berfokus terhadap kepastian dana talangan untuk Yunani, yang diharapkan akan sedikitnya memupus kekhawatiran akan pecahnya Uni‐Eropa.
• Sementara itu laporan dari Energy Information Administration memperlihatkan bahwa cadangan minyak mentah Amerika dalam sepekan turun sebanyak 170.000 barel. Data ini berkebalikan dengan rilis data dari American Petroleum Institute yang menyatakan bahwa cadangan minyak mentah Amerika naik 2,9 juta barel.
(vaf)




Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com