Outlook GBP (7409)

Ditulis oleh Newswriter2 pada 16 February 2012 15:25


Forexindo - • Sterling bertahan di atas level low‐nya belakangan ini terhadap dolar dan memangkas kerugiannya atas euro, didukung oleh laporan inflasi BoE yang telah memudarkan ekspektasi berlanjutnya stimulus moneter. Namun penguatan sterling masih terbatas menyusul Gubernur BoE Mervyn King mengatakan terdapat resiko negatif bagi perekonomian Inggris akibat ketatnya kondisi fiskal dalam negeri dan memburuknya kondisi ekonomi pada sejumlah negara rekanan dagang Inggris. BoE menaikkan proyeksi inflasi 2 tahunan menjadi sekitar 1,8%, lebih tinggi dari yang diperkirakan para ekonom sebelumnya.
• Sterling bergerak di atas $1.5700 setelah dirilisnya laporan inflasi BoE, dan mampu bertahan di atas level low Selasa di $1.5644 yang merupakan level terendahnya sejak 27 Januari, setelah lembaga pemeringkat Moody’s meletakkan peringkat kredit Inggris (Triple‐A) dalam revew mereka. Sedangkan terhadap euro, sterling berhasil menguat 0,5% ke 83.22 pence. Euro sendiri telah mengalami tekanan secara umum setelah para petinggi zona euro mengatakan kemungkinan menunda proposal mengenai pemberian dana bailout Yunani.
• Data pengangguran yang dirilis Rabu kemarin menunjukkan meskipun jumlah warga Inggris yang menganggur mengalami penurunan, namun jumlah klaim untuk memperoleh tunjangan pengangguran meningkat 6900 di bulan Januari menjadi 1,604 juta ‐‐‐ level tertingginya sejak Januari 2010. Sedangkan data inflasi juga menurun tajam menjadi 3,6% di bulan Januari.
(vaf)




Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com