Utang Negara Kaya Kian Meningkat (798)

Ditulis oleh Newswriter2 pada 01 November 2010 20:17


Forexindo - Beban utang pemerintah yang kini harus ditanggung oleh pekerja di Negara kaya meningkat dua kali lipat antara tahun 2007 dan 2015. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kontraksi pada tingkat kesejahteraan dan juga sistem kesehatan bagi masyarakat di Negara maju. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Financial Times, Eswar Prasad yang merupakan seorang mantan International Monetary Fund dan sekarang di Brookings Institution and Cornell University menemukan bahwa Negara dengan perekonomian kaya akan memiliki utang saham yang lebih besar dengan kontribusi yang relative kecil untuk membantu pertumbuhan ekonomi global. Saat ini Negara-negara kaya semakin tertekan dengan kondisi keuangan mereka. Salah satu contohnya adalah Jepang.

Menurut Profesor Prasad, Negara-negara kaya akan melihat rata-rata utang pemerintah per penduduk usia kerja meningkat dari $31.700 pada tahun 2007 menjadi $68.500 pada tahun 2015. Amerika diyakini sebagai salah satu Negara dengan beban utang terberat ketiga pada tahun 2015. Dengan semakin meningkatnya beban utang maka otomatis akan mempengaruhi pertumbuhan dan stabilitas suatu Negara. Selain itu, dengan semakin membengkaknya utang-utang Negara maju juga bisa menjadi ancaman besar bagi stabilitas keuangan global.

Rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto di seluruh dunia telah meningkat sebagai akibat dari krisis keuangan global dimana pemerintah tiap Negara berusaha mendukung kebijakan ekonomi dan sistem keuangan dan belanja negara. Secara umum, membengkaknya utang-utang dari Negara kaya akan sangat mempengaruhi perekonomian dunia dibandingkan dengan utang Negara berkembang.


Ditulis oleh surabayaforex.com
[url]http://www.surabayaforex.com/analisa-forex/utang-negara-kaya-kian-meningkat/[/url]




Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com