Penjualan Obligasi Singapura Memecahkan Rekor Penjualan

Ditulis oleh Newswriter2 pada 25 August 2010 19:06


Forexindo - Menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, Temasek Holdings Pte. dan CapitaLand Ltd memimpin daftar peminjam terbesar dengan nominal sebesar 14.1 miliar USD tahun ini, melebihi catatan 13.2 miliar USD pada tahun 2001. Benchmark suku bunga pinjaman antar bank selama tiga bulan terakhir pada 0,54889 persen, terendah sejak tahun 1987, berdasarkan data di situs Otoritas Moneter Singapura.

"Singapura akan mengalami masa pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dengan sektor-sektor yang memiliki performa yang baik," kata Aaron Russell-Davison, kepala sindikasi utang Asia di Standard Chartered Plc, dalam wawancara via telepon. "Dalam konteks ini masuk akal bahwa perusahaan-perusahaan ingin meminjam uang lagi dengan tingkat yang lebih tinggi dan jangka yang lebih panjang."

Ekonomi Singapura, negara Asia terkecil kedua setelah Maladewa, mungkin paling cepat berkembang pada tahun 2010 di dunia setelah membengkaknya permintaan barang dan jasa yang mendorong pemerintah untuk menaikkan perkiraan tiga kali sejak Januari. Produk domestik bruto (GDP) meningkat 17,9 persen pada semester pertama, melewati prediksi perdagangan dan industri pelayanan yang diprediksi antara 13 persen dan 15 persen dan melampaui harapan India pertumbuhan sebesar 8,5 persen dan Cina sebesar 9,5 persen.

[B]Kenyamanan Pengunjung[/B]

Perusahaan menambahkan sekitar 63.000 pekerjaan dalam enam bulan terakhir hingga 30 Juni, menurut Departemen Tenaga Kerja, setahun setelah Singapura keluar resesi terburuk sejak merdeka pada tahun 1965. Kunjungan wisatawan melebihi 1 juta dalam 1 bulan untuk pertama kalinya setelah Las Vegas Sands Corp dan Genting Singapura Plc membuka resort yang pertama di kota kasino pada bulan Juli.

Data Bloomberg menunjukkan, pengembang properti, belanja operator mal dan hotel tercatat 26 persen dari 113 obligasi Singapura yang diterbitkan tahun ini.

CapitaLand, pengembang terbesar di Asia Tenggara, dijual S $ 1.25 miliar SGD ($ 917 juta USD) dengan obligasi jatuh tempo bulan ini dimulai dari 4 sampai 10 tahun. Perusahaan membayar kupon 4,3 persen ketika dijual 350 juta SGD dibandingkan dengan 4,4 persen saat dijual 100 juta SGD dari note delapan tahun pada tahun 2003.

"Pendekatan kami telah berhasil dengan baik" kata Olivier Lim, direktur keuangan CapitaLand. Kami "memelihara akses kelompok itu ke pasar dan mengumpulkan uang ketika pasar yang kondusif, bukan ketika kita membutuhkan dana."

[B]Kupon Yang Rendah[/B]

Menurut data Bloomberg, Temasek adalah peminjam Singapura paling produktif tahun ini setelah menerbitkan catatan dalam GBP dan GD yang jatuh tempo antara 10 dan 40 tahun. Perusahaan investasi milik negara membayar kupon 4,2 persen untuk note yang berjangka waktu 40 tahun, 10 basis poin kurang dari 4,3 persen hutang itu telah lunas dibayar untuk 10 tahun pada tahun 2009.

Temasek menjual obligasi "sebagai penanda umum kualitas kredit kami," kata juru bicara Jeffrey Fang. Sambil meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas modal dana, mereka "meningkatkan disiplin baik yang terlibat dengan internasional maupun pemegang obligasi Singapura," katanya.

"Dengan pertumbuhan Asia yang wajar, mengunci kupon di titik yang rendah selama 10 tahun berikutnya adalah hal yang cukup pintar untuk dilakukan," kata Sean Henderson, kepala sindikasi utang Asia untuk HSBC Holdings Plc yang berbasis di Hong Kong, peringkat 3 tertinggi penjualan obligasi Singapura tahun ini. "Peminjam Singapura cenderung langka dan sangat tinggi kualitasnya, sehingga investor nyaman dengan memperpanjang jangka waktu untuk mendapatkan sedikit hasil tambahan."




Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com