Klaim Pengangguran Mingguan AS Masih Tinggi, Dolar Tetap Loyo di Sesi New York

Ditulis oleh Satrio pada 21 January 2021 22:14


Forexindo - Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan hari ini, Kamis (21/1/2021), bahwa klaim pengangguran (Unemployment Claims) mingguan untuk periode pekan yang berakhir 16 Januari mencatatkan jumlah klaim sebanyak 900K, lebih kecil dari perkiraan 930K dan turun dari pekan sebelumnya 926K.

Dolar AS masih tetap melemah versus sederet mata uang utama lainnya di sesi New York hari ini, terbebani oleh ekspektasi langkah-langkah stimulus besar-besaran di bawah pemerintahan Joe Biden yang baru dilantik sebagai Presiden AS ke-46.

Pernyataan Janet Yellen, mantan pimpinan The Fed yang juga akan menjadi Menteri Keuangan di bawah pemerintahan Biden, turut mendongkrak risk appetite. Yellen mengatakan di hadapan Komite Senat Keuangan AS pada Selasa (19/1), bahwa ia mendukung kebutuhan paket bantuan senilai $1,9 triliun yang diusulkan oleh Biden, guna mendorong kembali ekonomi yang lesu akibat dampak negatif pandemi virus corona.

Penentangan dari anggota parlemen yang berasal dari partai Republik pun mencuat mengingat defisit anggaran yang sudah cukup besar. Tetapi Yellen menyatakan bahwa manfaatnya akan jauh melebihi biaya tersebut dalam jangka panjang.

Ahli strategi mata uang senior Capital Barclays, Shinichiro Kadota, mengatakan kepada Reuters, "sentimen risiko cukup positif saat ini dan kami memperkirakan akan tetap demikian tahun ini, di mana pertumbuhan diperkirakan akan pulih cukup kuat,"

Sementara itu, Indeks Dolar yang mewakili kinerja USD terhadap enam mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) saat ini terpantau melemah 0.40 persen di kisaran level 90.11 pada pukul 22:12 WIB.


Source: https://www.forexfactory.com/news/1055189-unemployment-insurance-weekly-claims

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2021 Forexindo.com