Tetap Lesu Setelah Rilis Data JOLTS AS, Pelemahan Dolar Masih Terbatas di Sesi New York

Ditulis oleh Satrio pada 12 January 2021 23:06


Forexindo - Dolar tetap lesu setelah rilis data JOLTS (Job Openings and Labor Turnover Survey) AS di awal perdagangan sesi New York hari ini, Selasa (12/1/2021), namun pelemahannya masih terbatas sejauh ini.

Bureau of Labor Statistics (BLS) AS melaporkan bahwa JOLTS untuk periode November 2020 menunjukkan lowongan pekerjaan sebanyak 6.53 juta, melebihi ekspektasi 6.42 juta. Data ini masih lebih rendah ketimbang rilis data bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 6.63 juta.

Sekedar catatan, data JOLTS AS pada umumnya tidak berdampak secara langsung mempengaruhi sentimen pasar. Namun investor juga akan memperhatikan data ini karena merupakan indikator utama dari data ketenagakerjaan secara keseluruhan.

Indeks Dolar yang mengukur kekuatan USD terhadap enam mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF) sementara ini terpantau melemah tipis 0.05 persen di kisaran level 90.42 pada pukul 22:55 WIB.

Adapun pada perdagangan Senin (11/1), Indeks Dolar berhasil memperpanjang rebound setelah ditutup menguat 0.41 persen ke level 90.46, ditopang oleh laju imbal hasil obligasi AS dan prospek stimulus yang lebih besar.

Seperti diketahui, Presiden terpilih AS Joe Biden telah menjanjikan dana pengeluaran tambahan yang lebih besar untuk bantuan COVID-19 saat ia dan Kongres AS yang dikendalikan Demokrat bersiap untuk menjabat pada 20 Januari pekan depan. Janji Biden tersebut mendorong imbal hasil obligasi AS berdurasi 10 tahun melonjak naik di awal 2021.


Source: https://www.forexfactory.com/news/1052943-job-openings-and-labor-turnover-november-2020

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2021 Forexindo.com