Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan, IHSG Menguat 36,54 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 19 November 2020 21:50


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (19/11/2020) setelah Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75 persen.

Sementara itu, investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy senilai sekitar Rp 303,13 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup menguat 36,54 poin atau 0,66 persen ke level 5.594,06 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan hasil ini, IHSG telah membukukan reli selama 5 hari beruntun.

Saham terbanyak yang dibeli investor asing hari ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 553,5 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 95,3 miliar, dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 35,1 miliar.

Sedangkan saham terbanyak yang dilepas asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 66,3 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 38,8 miliar dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 29,6 miliar.

Sementara itu, bursa Asia ditutup dengan hasil variatif seiring dengan penerapan pembatasan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dimana hal itu membayangi kemajuan pengembangan vaksin corona.

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (19/11/2020), indeks Topix Jepang ditutup menguat sebesar 0,3 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite China juga terpantau naik 0,5 persen, dan indeks ASX 200 Australia berbalik menguat 0,3 persen.

Sebaliknya, indeks Hang Seng Hong Kong dan Kospi Korea Selatan ditutup di zona merah setelah masing-masing terkoreksi sebesar 0,5 persen dan 0,1 persen.


Source: https://market.bisnis.com/read/20201119/7/1319922/ihsg-lanjut-reli-investor-asing-net-buy-rp3294-miliar

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com