GDP Inggris Minus 2.2 Persen Pada Kuartal Pertama, Sterling Lanjut Melemah

Ditulis oleh Satrio pada 30 June 2020 16:55


Forexindo - Office for National Statistics (ONS) melaporkan hari ini, Selasa (30/6/2020), bahwa Gross Domestic Product (GDP) Inggris untuk periode kuartal pertama (Januari - Maret 2020), yang merupakan data estimasi final, mencatatkan angka -2.2 persen, meleset dari perkiraan -2.0 persen. Penyusutan pertumbuhan ekonomi ini sekarang menjadi penurunan terbesar GDP Inggris sejak kuartal ketiga (Juli - September) 1979.

Sementara itu, Poundsterling berlanjut tertekan terhadap Dolar AS di sesi Eropa, Selasa (30/6/2020), setelah ditutup melemah 0.26 persen ke posisi 1.2298 pada perdagangan Senin (29/6).

Secara teknikal (intraday) untuk hari ini, di bawah 1.2316 masih menjaga momentum bearish, berhadapan dengan support 1.2246/50 dan 1.2200.

Pada sisi upside, pergerakan GBP/USD di atas 1.2330 dapat mengurangi tekanan bearish. Akan tetapi, hanya breakout dan akselerasi harga di atas area 1.2370/80 yang dapat berisiko mengubah bias sekaligus mendorong buyers menargetkan resistance 1.2415 hingga 1.2455.


Source: https://www.forexfactory.com/news/1009281-gdp-quarterly-national-accounts-uk-january-to-march

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com