Core CPI Jepang Negatif untuk Pertama Kalinya Sejak 2016

Ditulis oleh Satrio pada 22 May 2020 18:32


Forexindo - Biro Statistik Jepang melaporkan hari ini, Jumat (22/5/2020) bahwa Core CPI (Consumer Price Index) berbasis tahunan pada bulan April 2020 untuk pertama kalinya tergelincir ke teritori negatif dengan angka -0.2 persen, lebih kecil dari perkiraan -0.1 persen. Bulan sebelumnya data ini masih positif di angka 0.4 persen.

Namun mata uang Yen Jepang justru malah bergerak menguat cukup stabil terhadap Dolar AS. USD/JPY sementara ini terpantau berada di kisaran level 107.45 atau lebih rendah 0.14 persen pada pukul 18:20 WIB.

Menguatnya Yen disebabkan oleh kewaspadaan pelaku pasar atas ketegangan baru antara AS-China. Seperti diketahui, Amerika Serikat (AS) mendesak China untuk menghormati otonomi Hong Kong, sembari memperingatkan bahwa Undang-Undang Keamanan Nasional yang Beijing usulkan untuk kota itu akan "sangat mengganggu stabilitas" dan menghadapi kecaman global.

"Setiap upaya untuk memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional yang tidak mencerminkan kehendak rakyat Hong Kong akan sangat mengganggu stabilitas, dan akan mendapat kecaman keras dari Amerika Serikat dan masyarakat internasional," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus, Kamis (21/5), seperti dikutip Channelnewsasia.com

Menurut Ortagus, pernyataan China dan undang-undang yang mereka usulkan "merusak" janji yang Beijing buat sebelum mendapatkan kembali kendali Hong Kong dari Inggris pada 1997 silam.

"Kami mendesak Beijing untuk menghormati komitmen dan kewajibannya dalam Deklarasi Bersama China-Inggris, termasuk bahwa Hong Kong akan menikmati tingkat otonomi yang tinggi dan orang-orang Hong Kong akan menikmati hak asasi manusia dan kebebasan mendasar," ujar Ortagus.

Presiden Donald Trump sebelumnya juga menjanjikan tanggapan ketika mendapat informasi tentang langkah China di Hong Kong.

"Saya tidak tahu apa itu, karena belum ada yang tahu. Jika itu terjadi, kami akan mengatasi masalah itu dengan sangat kuat," ujar Trump.

China mengatakan, akan memperkenalkan legislasi pada Jumat (22/5) di hari pertama sidang parlemen yang akan memperkuat penegakan hukum di Hong Kong yang melarang "subversi".

Para pemimpin dan aktivis pro-demokrasi memperingatkan, langkah itu akan menandai "akhir Hong Kong", sebuah ketakutan yang mereka suarakan dalam berbulan-bulan protes besar dan kadang-kadang dengan kekerasan pada tahun lalu.


Source: https://www.forexfactory.com/news/1000951-japans-core-consumer-prices-slip-into-deflation-for

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com