Minim Katalis di Sesi New York, Dolar AS Stabil

Sempat menguat dan kemudian berbalik melemah, Dolar AS bergerak cukup stabil, Senin (28/11). Minimnya katalis di sesi New York tampaknya membuat pasar menjadi sedikit lebih tenang. Sementara itu, investor juga terus mengamati perkembangan terbaru dari protes terhadap pembatasan mobilitas di China untuk memerangi lonjakan kasus Covid-19.

Hingga pukul 23:09 WIB, Indeks Dolar AS yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau menguat 0.12% di kisaran level 106.19.

INDEKS DOLAR AS TIME FRAME DAILY

China mencatat rekor baru infeksi Covid pada hari ini. Tingkat pembatasan mobilitas yang ketat di negara itu mendorong serangkaian aksi protes di sejumlah kota, di mana sebagian besar penduduk menunjukkan rasa frustrasi mereka karena pembatasan ini masih diberlakukan tiga tahun sejak awal pandemi.

Protes yang jarang terjadi ini meningkatkan kekhawatiran mengenai keberlanjutan kebijakan zero-Covid China dan dampaknya pada ekonomi terbesar yang kedua di dunia. Ini mendorong USD/CNY naik 0.3% di kisaran level 7,1963, yang merupakan level tertinggi dua pekan.

Dolar AS sempat menguat di awal perdagangan hari ini, tapi kenaikannya tertahan oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dengan tingkat yang lebih kecil dalam beberapa bulan mendatang.

Perhatian pasar saat ini tertuju pada laporan tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat (2/12). Investor akan mencari tanda-tanda bahwa ekonomi AS sedang dalam kesulitan di bawah tekanan kenaikan suku bunga yang agresif tahun ini.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.