Dolar AS Stabil, Pound Menguat Tajam; Pasar Menanti Notulen FOMC dan Data Inflasi AS

Dolar AS masih bertahan cukup stabil terhadap beberapa mata uang lainnya di sesi New York hari ini, Rabu (12/10). Sementara, Pound Inggris terpantau menguat tajam terhadap Dolar AS setelah Bank of England (BoE/bank sentral Inggris) menyatakan kesediaan untuk terus mendukung pasar obligasi Inggris.

Hingga pukul 22:03 WIB, Indeks Dolar AS yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya tercatat menguat tipis 0.03% di kisaran level 113.31. Di saat bersamaan, GBP/USD naik tajam 0.95% di kisaran level 1.1067.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Gubernur BoE, Andrew Bailey, menyatakan pada Selasa (11/10) dengan keterusterangan yang tidak biasa bahwa dana pensiun memiliki waktu 3 hari untuk memilah-milah posisi mereka saat ini. Pound anjlok tajam setelah pernyataan Bailey.

Namun, Pound rebound dengan menutup sebagian besar pelemahan Selasa, setelah Financial Times melaporkan bahwa pejabat bank sentral Inggris telah memberi penjelasan kepada para bankir bahwa apa yang dilontarkan Bailey kemungkinan akan diwujudkan setelah BoE memperpanjang waktu pembelian obligasi.

Sementara itu, investor saat ini tengah menanti publikasi notulen FOMC dan data inflasi AS yang akan dirilis Kamis (13/10). Tapi kemungkinan investor akan lebih fokus pada data inflasi AS untuk mengukur data terbaru dari kenaikan harga konsumen yang bisa menjadi indikasi apakah inflasi AS telah mencapai puncaknya atau masih akan terus bergerak naik.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.