Dolar AS Lanjutkan Reli, Euro dan Pound Babak Belur

Dolar AS kembali melanjut reli di awal pekan hari ini, Senin (26/9). Sementara, mata uang Inggris, Poundsterling, mencetak rekor terendah dan Euro turun ke level terendah 22 tahun di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kondisi ekonomi yang memburuk di Eropa. Ini membuat posisi USD semakin kuat.

Hingga pukul 23:09 WIB, Indeks Dolar AS yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya terpantau menguat 0.99% di kisaran level 114.12.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Poundsterling terguncang hari ini, sempat anjlok sekitar 5% terhadap Dolar AS. Ini adalah akibat tumbuhnya keraguan atas stabilitas fiskal Inggris setelah negara itu mengumumkan pemotongan pajak yang luas dalam menghadapi bayangan resesi. 

Kanselir Inggris Kwasi Kwarteng akhir pekan lalu mengumumkan paket pemotongan pajak terbesar dalam 50 tahun di negara itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lamban. Namun, pasar meragukan keberlanjutan langkah tersebut, mengingat Inggris menghadapi perlambatan pertumbuhan dan defisit.

Sementara itu, Euro melemah 0,5% ke level terendah baru 22 tahun di $0,9643. Sejumlah data ekonomi Zona eEuro yang lemah pekan lalu membuat investor memperkirakan kemungkinan resesi di kawasan mata uang tunggal tersebut. Kekhawatiran atas krisis energi dan potensi eskalasi dalam perang Rusia-Ukraina juga berkontribusi menekan Euro.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.