Anjlok 92 Poin di Awal Pekan, Rupiah Spot di Posisi Rp 15.129,5 per Dolar AS

Rupiah merosot tajam pada perdagangan, Senin (26/9), seiring dengan pelemahan mayoritas mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS hari ini.

Di sisi lain, USD melaju mencetak rekor tertinggi baru 2 dekade, di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan terus menaikkan suku bunga sampai dengan 4,60% hingga tahun depan.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terdepresiasi 92 poin atau 0,61% ke level Rp 15.129,5 per dolar AS.

Kurs referensi Jisdor (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) Bank Indonesia (BI) juga terkapar pada hari ini. Kurs Jisdor berada di posisi Rp 15.119 per dolar AS, melemah 0,56% jika dibandingkan posisi Jumat (22/9).

Hingga sore tadi, mata uang Asia terpantau tertekan terhadap dolar AS. Won Korea Selatan menjadi yang terlemah setelah merosot 1,55%. Berikutnya, ringgit Malaysia melemah 0,49%. Yuan China melemah 0,34%. Disusul, yen Jepang yang turun 0,27% terhadap dolar AS.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.