BI Kerek Suku Bunga, IHSG Menguat 30,59 Poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada hari ini, Kamis (22/9), setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 50 basis poin (bps).

Sementara itu, mayoritas bursa saham di kawasan Asia-Pasifik parkir di zona merah, setelah bank sentral AS (Federal Reserve The Fed) pada dini hari tadi (WIB) kembali menaikkan suku bunga acuannya sebanyak 75 bps untuk ketiga kalinya. Suku bunga The Fed kini berada di kisaran 3,00%-3,25%.

Menyusul The Fed, BI menaikkan suku bunga acuan BI 7 DRRR sebesar 50 bps ke level 4,25%., melebihi ekspektasi 25 bps. Meski menaikkan suku bunga di atas perkiraan pasar, sejauh ini pasar domestik masih merespons secara positif.

IHSG menguat 0,43% atau 30,59 poin ke level 7.218,91 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring dengan kenaikan kenaikan delapan indeks sektoral.

Sektor energi melesat paling tinggi, yakni 2,21%. Diikuti, sektor barang baku 1,30%. Berikutnya, sektor perindustrian 1,12%.

Total volume transaksi di BEI mencapai 30,96 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 14,37 triliun. Sebanyak 233 saham bergerak melemah, 277 menguat dan 185 saham lainnya tercatat stagnan.

Top gainers LQ45 hari ini:

  1. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) 4,86%
  2. PT Indika Energy Tbk (INDY) 4,36%
  3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 4,32%

Top losers LQ45 hari ini:

  1. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) -3,04%
  2. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) -2,21%
  3. PT Bank Jago Tbk (ARTO) -1,66%

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.