IHSG Naik 27,5 Poin Ditopang Surplus Data Neraca Perdagangan RI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau hari ini, Kamis (15/9), meski berada di bawah tekanan aksi jual investor asing dengan net sell yang mencapai Rp 3,98 triliun di seluruh pasar. Sementara itu, saham bank masih terus dikoleksi asing, yang terbanyak antara lain adalah BBCA, BBNI dan BMRI.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan hari ini bahwa data neraca perdagangan Indonesia kembali mencetak surplus pada bulan Agustus 2022, sebesar US$ 5,76 miliar. Dengan demikian, surplus neraca perdagangan telah terjadi selama 28 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

IHSG ditutup naik 27,52 poin atau 0,38% ke level 7.305,60 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ditopang penguatan enam indeks sektoral.

Indeks sektoral dengan kenaikan tertinggi adalah sektor properti 2,14%. Berikutnya, sektor keuangan 0,98% dan sektor perindustrian 0,72%.

Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor barang baku -1,13%, sektor transportasi -0,54% dan sektor infrastruktur -0,14%.

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 31,94 miliar lembar saham dengan total nilai Rp 25,67 triliun. Sebanyak 268 saham yang bergerak naik, 283 melemah dan 154 saham lainnya jalan di tempat.

Top gainers LQ45 hari ini:

  1. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) (4,56%)
  2. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) (4,44%)
  3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) (3,56%)

Top losers LQ45 hari ini:

  1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) (-2,49%)
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (-2,36%)
  3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) (-2,21%)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.