Emas Tertekan, Prospek Bearish Valid di Bawah Level 1742.07

Setelah melemah selama 5 hari beruntun pekan lalu, emas berlanjut lesu pada hari ini, Senin (22/8), seiring dengan menguatnya indeks dolar AS.

Harga emas tertekan karena investor mempertimbangkan pernyataan dari petinggi Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed) bahwa mereka bertekad untuk menaikkan suku bunga demi melawan inflasi.

Mengutip Bloomberg, para pembuat kebijakan bank sentral AS memiliki pandangan berbeda tentang ukuran kenaikan suku bunga berikutnya. Tetapi mereka sepakat tentang perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Hingga pukul 20:22 WIB, harga emas di pasar spot (XAU/USD) terpantau melemah 0.62% di kisaran level 1735.97.

XAU/USD Time Frame H1

Dari chart H1 di atas, outlook jangka pendek sangat negatif. Prospek bearish untuk perdagangan pada hari ini masih tetap valid selama bergerak di bawah 1742.07 (S1 Daily).

Namun sebaliknya, waspadai aksi beli di atas 1742.07. Skenario ini bisa membawa harga emas naik menuju kisaran 1750.70 (Pivot Daily) hingga 1755.83 (R1 Daily).

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.