Dolar Rebound dari Pelemahan 4 Hari Beruntun; Data Consumer Sentiment AS Melebihi Ekspektasi

Dolar rebound dari pelemahan 4 hari berturut-turut dan makin mengukuhkan penguatannya setelah rilis data Consumer Sentiment AS di sesi New York hari ini, Jumat (12/8).

Hingga pukul 22:12 WIB, Indeks Dolar AS yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau menguat 0.63% di kisaran level 105.75.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Universitas Michigan melaporkan hasil survei terbarunya pada hari ini bahwa Consumer Sentiment AS untuk periode bulan lalu hingga Agustus 2022 tercatat naik dari sebelumnya 51.5 ke level 55.1, melebihi ekspektasi 52.5.

Sementara itu, investor tengah mempelajari kembali prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed), setelah data inflasi AS yang dirilis Rabu (10/8) menunjukkan adanya penurunan laju inflasi. Sehingga, kemungkinan besar bank sentral AS akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan September, bukan sebesar 75 bps seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Namun, beberapa penentu kebijakan Fed telah memperingatkan bahwa bank sentral akan tetap menjalan rencana mereka meskipun angka inflasi melunak.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly adalah yang terakhir berkomentar, menyatakan pada hari Kamis bahwa kenaikan suku bunga 50 bps pada bulan September memang masuk akal. Tetapi dia juga terbuka untuk kenaikan suku bunga yang lebih besar jika data ekonomi memaksa bank sentral untuk melakukan hal tersebut.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.