Dolar Merosot Tajam Pasca Data Inflasi AS

Di luar dugaan, data inflasi AS yang dirilis di sesi New York hari ini, Rabu (10/8), mengalami perlambatan di bawah ekspektasi. Akibatnya Dolar AS merosot tajam versus mata uang utama rival-rivalnya.

Hingga pukul 21:32 WIB, Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau melemah 1.40% di kisaran level 104.81.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Bureau of Labor Statistics (BLS) AS melaporkan bahwa Consumer Price Index (CPI) di bulan Juli berada di level 0% mom (month-over-month), di bawah ekspektasi 0.2% mom. Inflasi inti (Core CPI) berada di level 0.3% mom, di bawah ekspektasi 0.5% mom.

Secara tahunan atau dalam 12 bulan terakhir, CPI melambat dari 9.1% yoy (year-over-year) ke 8.5% yoy, di bawah ekspektasi 8.7% yoy. Sedangkan, inflasi inti (Core CPI) tidak berubah di angka 5.9% yoy, di bawah ekspektasi 6.1% yoy.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.