IHSG Lengser 56,86 Poin; Bursa Asia Memerah Karena Covid-19 di China

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal memperpanjang rebound kemarin setelah terseret pelemahan bursa Asia yang tertekan kekhawatiran resesi dan munculnya kasus baru Covid-19 di China.

IHSG lengser 0,85% atau 56,86 poin ke level 6.646,41 pada penutupan perdagangan Rabu (6/7), terbebani oleh turunnya sembilan indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sektor yang turun paling dalam adalah sektor perindustrian (-2,26%). Berikutnya, sektor barang baku (-1,43%). Disusul, sektor transportasi dan logistik (-1,17%).

Total volume transaksi bursa mencapai 16,58 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,63 triliun. Sebanyak 335 saham melemah, 193 menguat dan 153 saham stagnan.

Investor asing mencatat net sell atau jual bersih senilai sekitar Rp 308,23 miliar di seluruh pasar pada hari ini. Net sell asing mencapai total Rp 1,82 triliun dalam lima hari perdagangan terakhir.

PT Nanotech Indonesia Tbk (NANO) menjadi saham dengan koreksi terbesar hari ini setelah melemah 8,7 persen. Saham lain yang terpantau melemah adalah adalah PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang turun 5,88 persen. Disusul, PT WIR ASIA Tbk (WIRG) yang turun 5,41 persen serta PT Astra International Tbk (ASII) yang melemah 3,95 persen.

Selain ASII, sejumlah saham big cap yang tertekan hari ini ialah BMRI turun 1,63 persen, BBRI turun 0,24 persen, dan GOTO merosot 2,99 persen.

Sementara itu, pasar saham Asia berjatuhan pada hari ini, di tengah kekhawatiran pelaku pasar akan ancaman resesi ekonomi global yang diperberat oleh kasus virus corona di China.

Berita terbaru menyebutkan, pemerintah kota Shanghai akan kembali melakukan pengujian massal di beberapa distrik setelah beberapa kasus Covid-19 terdeteksi kembali pada awal pekan ini. Sekitar 11 kota di China kembali membatasi pergerakan lokal pada Senin lalu.

Tercatat, indeks KOSPI Korea Selatan anjlok 2,13% ke 2.292,01. Kemudian, Shanghai Composite China turun 1,43% ke level 3.355,35. Disusul, Hang Seng Hong Kong yang merosot 1,22% ke 21.586,66. Berikutnya, Nikkei Jepang turun 1,2% ke posisi 26.107,65 dan ASX 200 Australia melemah 0,53% ke 6.594,5.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.