Rupiah Spot Menguat Setelah Merosot 6 Hari Beruntun

Rupiah spot akhirnya mampu bergerak menguat di hadapan dolar AS pada perdagangan Selasa (21/6), setelah merosot selama 6 hari berturut-turut. Dipengaruhi oleh terkoreksinya indeks dolar AS kemarin, penguatan rupiah memang tak terlalu signifikan jika dibandingkan penurunan sepekan sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup terapresiasi 23,5 poin atau 0,16% ke posisi Rp 14.812,5 per dolar AS.

Kurs referensi Jisdor (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) Bank Indonesia (BI) juga terapresiasi hari ini. Kurs Jisdor berada di level Rp 14.804 per dolar AS, menguat 0,22% dibandingkan Senin (20/6).

Sementara itu, hingga pukul 15:00 WIB, mayoritas mata uang Asia berbalik melemah terhadap dolar AS. Peso Filipina memimpin pelemahan setelah ditutup turun 0,36%. Diikuti, won Korea Selatan yang ditutup melemah 0,13% dan yen Jepang yang terdepresiasi 0,13%.

Di sisi lain, dolar Singapura memimpin penguatan di Asia setelah terapresiasi 0,27%. Diikuti, dolar Taiwan yang naik 0,06% dan ringgit Malaysia yang menguat tipis 0,04% terhadap dolar AS.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.