IHSG Turun 43 Poin; Investor Asing Jual Saham BBCA, TLKM, ASII

Sempat menguat setelah pembukaan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah menjelang penutupan, seiring aksi jual investor asing dengan net sell Rp 760,58 miliar di seluruh pasar.

IHSG turun 42,83 poin atau 0,61% ke 7.007,05 pada akhir perdagangan Rabu (15/6) di Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah tertekan pelemahan delapan indeks sektoral.

Sektor yang turun paling dalam adalah sektor energi (-3,52%), sektor transportasi (-3,47%) dan sektor perindustrian (-2,58%).

Total volume perdagangan saham di BEI hari ini mencapai 30,76 miliar saham dengan total nilai Rp 16,47 triliun. Sebanyak 153 saham menguat, 391 melemah dan 136 saham stagnan.

Asing membukukan net sell terbanyak pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 270,5 miliar. Selanjutnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 179,4 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 95,2 miliar.

Sedangkan saham dengan net buy terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 81,6 miliar. Berikutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 57 miliar dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 34,6 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia-Pasifik cenderung melemah hari ini, karena investor mengambil sikap wait and see jelang pengumuman kebijakan moneter terbaru bank sentral AS.

Indeks Hang Seng Hong Kong memimpin penguatan yakni ditutup melesat 1,14% ke posisi 21.308,211. Sedangkan Shanghai China ditutup menguat 0,5% ke 3.305,41.

Indeks Hangseng dan Shanghai hari ini ditopang oleh beberapa rilis data ekonomi China, yakni Industrial Production, Retail Sales dan Fixes Asset Investment yang melebihi ekspektasi.

Di sisi lain, Indeks KOSPI Korea Selatan, Nikkei Jepang, dan ASX 200 Australia masih mengalami pelemahan yang cukup parah, yakni lebih dari 1%.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.