Analisa IHSG dan Kurs Rupiah untuk Perdagangan Jumat (27/5)

Bursa Efek Indonesia (BEI) libur pada hari ini, Kamis (26/5), dalam rangka perayaan kenaikan Isa Almasih. Adapun pada perdagangan Rabu (25/5), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,44% ke level 6.883.504. Sementara, kurs rupiah di pasar spot ditutup terapresiasi 0,30% ke level Rp 14.617,5 per dolar AS.

Sejumlah analis mengatakan, IHSG melemah karena aksi profit taking jelang libur tengah pekan. Faktor eksternal yang turut mempengaruhinya adalah notulen FOMC yang memberi sinyal suku bunga The Fed akan berada pada rentang 0,5% hingga 1% pada dua pertemuan berikutnya serta pengurangan neraca The Fed sebesar US$ 9 triliun yang akan dimulai Juni 2022.

Pelaku pasar saat ini juga tengah menanti data pertumbuhan ekonomi kuartalan AS yang dirilis hari ini. Data ini diperkirakan dapat menjadi katalis pergerakan IHSG untuk perdagangan Jumat.

Sementara itu, rupiah diperkirakan masih akan berlanjut menguat terhadap dolar AS. Tapi penguatannya akan bergantung pada sejauh mana indeks dolar AS bergerak pasca notulen FOMC semalam. Katalis lainnya adalah data pertumbuhan ekonomi kuartalan AS yang dirilis pada hari ini.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.