Dolar AS Melorot Tajam, Euro Melejit Setelah Pernyataan Lagarde

Dolar AS melanjutkan koreksi dari level tertinggi 2 dekade terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada hari ini, Senin (23/5). Sedangkan, mata uang Euro melejit tajam didukung oleh pernyataan Presiden European Central Bank (ECB) terkait suku bunga acuan.

Hingga pukul 21:47 WIB, Indeks Dolar AS terpantau melemah 0.79% di kisaran level 102.20.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan lewat sebuah blog bahwa bank sentral kemungkinan akan mengangkat suku bunga deposito dari wilayah negatif pada akhir September. Kenaikan suku bunga bisa berlanjut apabila inflasi stabil di angka 2%.

Analis MUFG, Lee Hardman, mengatakan: “Kami melihat (koreksi Dolar AS) hanya bersifat sementara untuk saat ini. Jika kami melihat alasan utama mengapa dolar menguat begitu banyak dalam beberapa bulan terakhir, kami tidak berpikiran bahwa narasi fundamental telah berubah secara signifikan.”

“Tetapi dalam jangka pendek, memang ada risiko bahwa koreksi USD yang lebih rendah ini dapat berlanjut lebih jauh,” tambahnya, merujuk pada peningkatan posisi long dolar dalam beberapa pekan terakhir yang membuat sentimen terhadap aset risiko (risk appetite) masih rentan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.