IHSG Lanjut Melemah, Investor Asing Jual Saham BBCA & BMRI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan tren negatif pada perdagangan Selasa (9/5). Pelemahannya tidak setajam kemarin, namun investor asing mencatat jual bersih yang lebih besar. Asing mencatat net sell Rp 3,20 triliun di seluruh pasar.

IHSG ditutup turun 1,30% atau 89,96 poin ke level 6.819,79 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pelemahan tujuh indeks sektoral membebani IHSG. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor teknologi (-4,61%). Disusul, sektor energi (-2,06%) dan sektor keuangan (-1,78%).

Total volume transaksi bursa mencapai 26,87 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 23,10 triliun. Sebanyak 396 saham melemah, 162 menguat dan 139 saham stagnan.

Asing mencatat penjualan bersih terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 908 miliar. Berikutnya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 672,2 miliar.

Sedangkan, saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 130,4 miliar. Disusul, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 97,4 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia-Pasifik kembali ditutup di zona merah, dimana pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual di tengah ketidakpastian kondisi global.

Hanya indeks Shanghai Composite China yang ditutup di zona hijau pada hari ini setelah melesat 1,06% ke level 3.035,84. Pada perdagangan kemarin, indeks Shanghai ditutup naik tipis 0,09%.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.