Dolar AS Reli ke Level Tertinggi Lebih 2 Tahun Setelah Pernyataan Powell

Dolar AS melanjutkan reli ke level tertinggi lebih dari 2 tahun terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari ini, Jumat (22/4). Dolar ditopang oleh pernyataan Ketua Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed) yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga pada rapat/pertemuan Mei.

Hingga pukul 22:59 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.58 persen di kisaran level 101.21.

Indeks Dolar AS (Time Frame DAILY)

Powell mengatakan pada Kamis, bahwa kenaikan setengah poin persentase akan menjadi topik pada rapat/pertemuan The Fed yang akan digelar 3-4 Mei 2022.

Sementara itu, Fed Fund Futures telah mulai mempertimbangkan kenaikan 50 basis poin ketiga pada bulan Juli, setelah kenaikan yang sama pada bulan Mei dan Juni. Dan hampir 248 basis poin dari kenaikan kumulatif pada tahun 2022.

Analis BNP Paribas New York, Calvin Tse, mengatakan: “Jika The Fed melakukan kenaikan sebanyak 50 basis poin (bps) beberapa kali, itu masih akan di bawah netral.”

“The Fed mungkin tidak merasa bahwa itu adalah pengetatan yang berlebihan bahkan setelah kenaikan tersebut diberlakukan. Kebijakan masih akan longgar, masih akomodatif.” tambahnya.

Berbeda dengan Powell, Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde memberikan nada dovish pada hari Kamis dengan mengatakan bank sentral mungkin perlu memangkas prospek pertumbuhannya.

Pernyataan itu dilontarkan sehari setelah pejabat ECB Luis de Guindos bergabung dengan beberapa pembuat kebijakan tentang penghentian lebih awal skema pembelian aset bank, ditambah dengan kenaikan suku bunga di bulan Juli.

Analis Ebury, Matthew Ryan, mengatakan: “Beberapa pejabat ECB terbuka untuk kenaikan suku bunga pada bulan Juli. Namun komentar Lagarde tidak menunjukkan komitmen terhadap hal itu. Terus terang, kami memikirkan risiko ECB akan jatuh cukup signifikan di belakang kurva.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.