IHSG Merosot 76 Poin; Investor Asing Masih Catat Net Buy

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam hari ini, Selasa (19/4). Meski begitu, investor asing masih mencatat net buy senilai sekitar Rp 423,29 miliar di seluruh pasar.

Sejumlah pengamat mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan IHSG terkoreksi. Antara lain faktor eksternal seperti pergerakan bursa Amerika Serikat yang terkoreksi kemarin. Selain itu, ada indikasi profit taking yang menekan IHSG ke bawah level 7.200.

IHSG ditutup anjlok 1,05% atau 76,06 poin ke level 7.199,23 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sepuluh dari 11 indeks sektoral melemah pada perdagangan hari ini. Hanya sektor infrastruktur yang tercatat menguat 0,66%.

Indeks sektoral yang melemah paling dalam adalah sektor transportasi dan logistik (-2,44%). Berikutnya, sektor barang konsumsi nonprimer (-1,53%) dan sektor kesehatan (-1,33%).

Total volume transaksi bursa mencapai 24,56 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 15,22 triliun. Sebanyak 359 saham melemah, 179 menguat dan 153 saham stagnan.

Investor asing mencatat net buy pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mencapai Rp 179,9 miliar. Disusul, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 161,1 miliar.

Saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 152,7 miliar dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 65,2 miliar.

Sementara itu, pergerakan bursa Asia-Pasifik cenderung bervariasi. Investor kembali fokus memantau perkembangan terbaru dari perang Rusia-Ukraina.

Indeks Nikkei Jepang ditutup menguat 0,69% ke level 26.985,09. Straits Times Singapura naik 0,12% ke 3.307,13. KOSPI Korea Selatan melesat 0,95% ke 2.718,89. ASX 200 Australia naik 0,56% ke posisi 7.565,2.

Sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong ditutup anjlok 2,28% ke level 21.027,76. Shanghai Composite China turun tipis 0,05% ke 3.194,03.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.