Volume Perdagangan Terbatas, Namun Dolar AS Bertahan Menguat

Volume perdagangan pasar mata uang terbatas pada Jumat (15/4), karena sebagian besar perbankan dan bursa saham global libur untuk merayakan Jumat Agung. Namun, Dolar AS masih bertahan menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya sejauh ini.

Hingga pukul 22:23 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.19 persen di kisaran level 100.53.

Sempat melemah pada perdagangan Kamis (14/4), tapi kemudian berbalik menguat secara tajam dan mencetak level tertinggi 2 tahun, menyusul keputusan European Central Bank (ECB) yang mengecewakan.

Di sisi lain, EUR/USD merosot tajam pada Kamis ke level terendah 2 tahun setelah pernyataan Presiden ECB, Christine Lagarde, yang mengindikasi bahwa bank sentral tidak terburu-buru menaikkan suku bunga. Hal ini berbeda dengan upaya pengetatan kebijakan moneter yang agresif oleh Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed).

Senior analis FXstreet.com, Joseph Trevisani, mengatakan: “Pernyataan Lagarde sangat kontras dengan pernyataan ketua The Fed Jerome Powell. Lagarde tampaknya lebih khawatir terhadap dampak perang Rusia-Ukraina terhadap ekonomi Uni Eropa. Kekhawatiran itu mungkin dapat dimengerti.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.