Indeks Dolar AS Sentuh Level 100 untuk Pertama Kali dalam Hampir 2 Tahun

Penguatan Indeks Dolar AS berlanjut pada perdagangan Jumat (8/4). Untuk pertama kalinya dalam hampir 2 tahun, level psikologis 100.00 berhasil disentuh. Akan tetapi, Indeks Dolar kemudian terkoreksi dari level tersebut dan penguatannya malah terkikis di sesi New York hari ini.

Hingga pukul 22:19 WIB, Indeks Dolar AS yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya terpantau bertahan menguat 0.09 persen di kisaran level 99.84.

Kebijakan moneter bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang diumumkan Kamis masih menopang mata uang Dolar AS sejauh ini.

Seperti diketahui, notulen rapat FOMC yang dirilis Kamis (7/3) menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan telah menyusun rencana untuk menyusutkan neraca keuangan lebih dari $1 triliun per tahun. Mayoritas anggota FOMC melihat satu atau lebih kenaikan suku bunga sebanyak 50 bps, jika tekanan inflasi gagal menjadi moderat.

Analis Monex Europe, Simon Harvey, mengatakan kepada Reuters: “Kenaikan Indeks Dolar ini tampaknya akan berlanjut selama sisa bulan ini saat pasar menetapkan gagasan bahwa The Fed yang jauh lebih agresif pada kuartal II. Namun, kami percaya kenaikan susulan kemungkinan terjadi tanpa kalibrasi ulang di tingkat terminal Fed di pasar. Ini sebagian besar disebabkan oleh kenaikan terbatas dalam penetapan harga The Fed berdasarkan fundamental saat ini.”

Terkait dengan mata uang Euro, Harvey mengatakan: “European Central Bank (ECB) juga sedang bertarung dengan inflasi. Anggota ECB baru-baru ini terdengar relatif sedikit lebih hawkish. Namun, tekanan berkelanjutan dari harga energi dan seruan untuk sanksi tambahan pada impor energi dari Rusia menunjukkan kemungkinan EUR/USD masih akan tertekan lebih rendah.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.