Dolar AS Lengser Setelah Ukraina Tawarkan Status Netral

Dolar AS lengser terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari ini, Selasa (29/3), menyusul laporan yang menyebutkan beberapa kemajuan dalam pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina di Istanbul, Turki.

Rusia berjanji untuk secara drastis mengurangi operasi militernya di sekitar Kyiv dan kota Chernihiv di Ukraina utara. Sementara, Ukraina mengusulkan status netral dengan jaminan internasional.

Hingga pukul 21:35 WIB, Indeks Dolar AS terkapar 0.95 persen di kisaran level 98.19. Jika pelemahan Indeks Dolar tetap bertahan sampai penutupan perdagangan sesi New York, maka pelemahan ini mematahkan reli empat hari beruntun sebelumnya.

Di saat bersamaan, EUR/USD tercatat naik 1.17 persen di kisaran level 1.1118.

You-Na Park-Heger, analis valuta asing Commerzbank, mengatakan: “Jika berita positif dari negosiasi antara Ukraina dan Rusia terus mengalir, EUR akan berjuang untuk mempertahankan harga di atas level 1.10 terhadap USD secara berkelanjutan.”

Sementara itu, Yen Jepang berupaya mempertahankan rebound di hadapan Dolar AS, atau USD masih melemah terhadap JPY. USD/JPY saat ini tercatat turun 1.04 persen di kisaran level 122.52.

Adapun pada perdagangan Senin (28/3), USD/JPY sempat melonjak menyentuh level 125.00 yang merupakan level tertinggi 6 tahun.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.