IHSG Turun 4,71 Poin; Investor Asing Catat Net Buy Rp 805 Miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis pada perdagangan Rabu (23/3), meski investor asing masih mencatat net buy senilai sekitar Rp 805,98 miliar di seluruh pasar.

IHSG berkurang 0,07% atau 4,71 poin ke level 6.996,11 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG terseret oleh penurunan enam indeks sektoral. Sektor yang melemah paling dalam adalah sektor properti dan real estat (-0,67%). Disusul, sektor infrastruktur (-0,63%) dan sektor barang konsumsi primer (-0,48%).

Sedangkan, sektor yang naik paling tinggi adalah sektor transportasi dan logistik (2,04%), sektor energi (1,67%) dan sektor kesehatan (0,37%).

Total volume transaksi bursa mencapai 31,85 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 14,34 triliun. Sebanyak 257 saham menguat, 237 melemah dan 188 saham stagnan.

Saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencapai Rp 271,5 miliar. Disusul, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 256,5 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 168,6 miliar.

Saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Jago Tbk (ARTO) senilai Rp 129,4 miliar. Berikutnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 61,3 miliar dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) Rp 59,8 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia-Pasific justru bergairah. Meski begitu, investor masih terus mengamati harga minyak dunia dan mengevaluasi prospek dari kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS).

Indeks Nikkei Jepang memimpin penguatan setelah ditutup melonjak 3% ke level 28.040,16. Disusul, indeks Hang Seng Hong Kong yang ditutup menguat 1,21% ke level 22.154,08.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.