Dolar Bertahan Menguat Usai Rilis Data Consumer Sentiment AS

Dolar AS masih bertahan menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya di sesi New York hari ini, Jumat (11/3). Sementara, Euro beringsut melemah setelah sempat melonjak pada perdagangan Kamis (10/3) menyusul sikap kebijakan hawkish dari European Central Bank (ECB).

Hingga pukul 23:00 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.18 persen di kisaran level 98.69.

Di saat bersamaan, EUR/USD tercatat turun 0.15 persen di kisaran level 1.0968.

Dari AS, Universitas Michigan melaporkan survei terbarunya pada hari ini bahwa Consumer Sentiment periode Maret turun dari 62.8 ke level 69.7, di bawah ekspektasi 61.4. Ini adalah penurunan yang terendah sejak Agustus 2011.

Sementara itu, Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) dan Bank of Japan (BoJ/bank sentral Jepang) akan mengadakan rapat/pertemuan pada pekan depan.

Tingginya data inflasi AS yang dirilis Kamis semakin memperkuat spekulasi bahwa bahwa The Fed akan memperketat kebijakan moneter dengan kenaikan suku bunga. Sedangkan, BoJ diperkirakan akan mempertahankan kebijakan moneter dovish.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.