BEI Libur Hari Raya Nyepi, IHSG Diprediksi Menguat Besok

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) libur dalam rangka Hari Raya Nyepi pada hari ini, Kamis (3/3).

Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,77% di level 6.868,40 pada perdagangan Rabu (2/3). Investor asing juga mencatatkan net buy pada Rabu meski tidak sebesar beberapa hari sebelumnya.

Sejumlah pengamat mengatakan, pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi perkembangan konflik Rusia-Ukraina yang memicu spekulasi pergeseran arah kebijakan the Fed.

Namun, pernyataan ketua The Fed, Jerome Powell, pada testimoni Rabu di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS mengungkapkan bahwa dirinya mendukung kenaikan suku bunga tradisional 0,25 persen ketimbang kenaikan yang lebih besar yang direkomendasikan oleh beberapa pembuat kebijakan bank sentral AS.

Pernyataan Powell tersebut membantu menenangkan investor setelah meletusnya konflik Rusia-Ukraina yang membuat pasar panik.

Pengamat mengatakan, pernyataan Powell diperkirakan dapat mendongkrak penguatan IHSG pada perdagangan besok.

Sementara itu, harga komoditas mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Minyak mentah, aluminium, nikel, CPO hingga batu bara mencatatkan kenaikan yang tajam akibat pasokan yang ketat di tengah konflik yang masih memanas di Eropa Timur.

Dari dalam negeri, normalisasi tengah dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) dengan menaikan Giro Wajib Minimun (GWM) per 1 Maret 2022. Selanjutnya BI akan kembali menaikan GWM secara bertahap pada 1 Juni 2022 dan 1 September 2022.

Kebijakan BI tersebut diperkirakan bisa menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG pada perdagangan besok atau Jumat (4/3).

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.