IHSG Terkapar 102 Poin, Investor Asing Masih Catat Net Buy

Memanasnya konflik Rusia-Ukraina turut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam pada hari ini, Kamis (24/2). Meski begitu, investor asing masih mencatat net buy senilai sekitar Rp 894,58 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup melemah 1,48% atau 102,24 poin ke 6.817,82  hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pelemahan IHSG terseret oleh penurunan sembilan indeks sektoral. Hanya dua sektor yang menguat hingga tutup pasar, yakni sektor energi (2,23%) dan sektor perindustrian (0,75%).

Sektor yang melemah paling dalam adalah sektor transportasi dan logistik (-4,93%). Berikutnya, sektor keuangan (-2,42%). Disusul, sektor barang konsumsi primer (-2,25%).

Total volume transaksi bursa mencapai 31,56 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 21,17 triliun. Sebanyak 492 saham melemah, 109 saham menguat dan 82 saham flat.

Saham dengan net buy terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 282,3 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 203,8 miliar, dan PT MNC Studios International Tbk (MSIN) Rp 95,4 miliar.

Saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 147,9 miliar, PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) Rp 94,9 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 47,1 miliar.

Sementara itu, bursa Asia ambruk pada hari ini. Investor merespons negatif dari kabar bahwa Rusia telah memulai serangan ke Ukraina, sehingga mengubah krisis diplomatik yang sudah berlangsung lama menjadi konflik militer.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) dan Straits Times Singapura merosot paling parah. Hang Seng ditutup turun 3,21% ke level 22.901,56 dan STI anjlok 3,57% ke posisi 3.271,97.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.