IHSG Menguat 10 Poin, Investor Asing Beli Saham BBRI, ARTO & HRUM

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut menguat dan kembali mencetak rekor meski hanya naik tipis pada hari ini, Senin (21/2). Sementara, investor asing mencatatkan net buy yang mencapai Rp 608,53 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup naik 0,15% atau 10,15 poin ke 6.902,96 pada akhir perdagangan. Sepanjang hari ini indeks bergerak di rentang 6886,14 – 6927,91.

Penguatan IHSG ditopang oleh kenaikan empat indeks sektoral. Sektor teknologi melonjak paling tinggi, yakni 2,05%. Disusul sektor keuangan (0,83%). Sektor barang baku (0,46%) dan sektor barang konsumsi nonprimer (0,04%).

Tujuh indeks sektoral lainnya berakhir di zona merah. Sektor yang merosot paling dalam adalah sektor transportasi dan logistik (-1,05%). Disusul, sektor perindustrian (-0,84%) dan sektor kesehatan (-0,83%). 

Total volume transaksi bursa mencapai 27,96 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 12,41 miliar saham. Sebanyak 292 saham melemah, 223 saham menguat dan 163 saham flat.

Saham dengan net buy terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 234,6 miliar. Disusul, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 127,3 miliar. Kemudian, PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 99,3 miliar.

Saham dengan net sell terbesar asing adalah PT MNC Investama Tbk (BHIT) senilai Rp 136,2 miliar. Berikutnya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 25,9 miliar dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 21,4 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia melemah pada hari ini. Investor masih terus mengamati perkembangan terbaru dari tensi geopolitik Rusia-Ukraina.

Indeks Nikkei (Jepang) merosot paling dalam setelah ditutup turun 1,18% ke level 26.910,869. Berikutnya, Hang Seng (Hong Kong) melemah 0,65% ke 24.170,07. Sedangkan, Shanghai Composite (China) turun tipis 0,15 poin ke 3.490,61. KOSPI (Korea Selatan) turun tipis 0,03% ke posisi 2.743,80.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.