Dolar Stabil, Tingginya Inflasi AS Bisa Bikin Suku Bunga Acuan Segera Naik

Dolar cenderung stabil dan masiih berupaya melanjutkan penguatannya pada hari ini, Jumat (11/2), menyusul data inflasi AS yang dirilis kemarin.

Hingga pukul 22:05 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat tipis 0.03 persen di kisaran level 95.80.

Adapun pada perdagangan Kamis (10/2), Indeks Dolar ditutup menguat 0.25 persen ke level 95.79.

Data yang dirilis Kamis menunjukkan harga konsumen (Consumer Price Index/CPI) di bulan Januari melesat naik sebesar 7,5% yoy (year-over-year). Ini adalah kenaikan tertinggi dalam 40 tahun terakhir, dan selama empat kali berturut-turut berada di atas 6%.

Presiden Federal Reserve St. Louis, James Bullard, merespons rilis tersebut dengan menyatakan bahwa ia telah berubah menjadi lebih berpandangan hawkish. Ia kemudian menyerukan poin persentase penuh dari kenaikan suku bunga selama tiga pertemuan kebijakan bank sentral AS berikutnya.

Pasar pun merespons, dengan imbal hasil benchmark Treasury AS tenor 10 tahun yang naik melewati 2% untuk pertama kalinya sejak Agustus 2019. Fund Rates Futures sekarang memperkirakan adanya peluang kenaikan 50 basis poin yang lebih baik dari perkiraan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.